ShoutMix chat widget

Microsoft: 1 dari 14 Unduhan Berbahaya

(Ilustrasi: Google image)
CALIFORNIA - Jangan pernah meremehkan peringatan yang muncul di browser anda ketika hendak mengunduh suatu program. Raksasa teknologi Microsoft mengklaim setidaknya satu dari 14 program yang diunduh pengguna Windows ternyata mengandung virus berbahaya.

Meskipun saat ini browser semakin memperhatikan keamanan penggunanya dengan memberi peringatan terhadap software yang berpotensi mengandung virus, namun Microsoft mencatat masih ada 5 persen pengguna yang mengabaikan peringatan itu. Demikian dilansir PC World, Rabu (18/5/2011).

Saat ini, penyebar virus kian lihai dalam menyebarkan ancaman ke pengguna internet lainnya. Alih-alih membajak browser, seperti yang mungkin dilakukan lima tahun lalu, mereka cenderung mengarahkan pengguna mengakses sendiri virus tersebut. Mengirimkan link tidak jelas serta mendorong pengguna mengunduh software baru untuk mengaksesnya adalah modus penyebaran virus yang tengah marak saat ini. Modus ini sendiri disebut sebagai social-engineering.

"Para penyebar virus ini menyadari ternyata tidak sulit untuk mengarahkan pengguna internet mengunduh virus Trojan," ujar Alex Stamos, salah satu pendiri konsultan keamanan komputer, Isec Partners.

Hacker social-engineering juga kerap membajak halaman situs dan menampilkan peringatan antivirus palsu. Pengguna yang tertipu dengan peringatan itu akan mengunduh software antivirus yang disarankan, tanpa mengetahui bahwa program itulah virus sebenarnya.

Di dunia enterprise, teknik social-engineering yang biasa disebut spearphishing ini merupakan permasalahan serius. Pasalnya, para hacker ini rela meluangkan waktu menciptakan program atau dokumen tertentu yang diyakini bakal membuat si pengguna ingin membukanya.

Manajer Symantec Security Response Joshua Talbot menambahkan bahwa para hacker ini bakal memanfaatkan setiap momentum untuk dapat menyebarkan malware. Misalnya dengan menyebarkan link palsu tentang pernikahan Pangeran William & Kate Middleton atau kematian Osama bin Laden.
(van)

Source: okezone
Blog Advertising

0 Comments: